prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Apakah STAN 2013 bayar?

Posted on | October 5, 2012 | No Comments

STAN  sudah sejak lama sangat banyak peminatnya. Dan rata-rata mahasiswanya berasal dari luar daerah, baik dari jawa, ataupun lainnya.

Banyak alasan terkuat mereka adalah, setelah mereka lulus mereka akan dengan mudah untuk mendapatkan pekerjaan dan akan bisa langsung diangkat menjadi PNS. Selain  itu alasan selanjutnya adalah mereka sudah masuk ikatan dinas, jadi kuliah di STAN gratis.

Namun peraturan baru kemenkeu, membuat resah para calon pendaftar STAN  dan bertanya-tanya, Karena STAN bukan ikatan dinas lagi, “apakah nantinya STAN akan bayar.” Tidak gratis seperti dulu lagi.

Namun kebanyakan para pendaftarnya, belum begitu mengerti sebenarnya bagaimana STAN sebenarnya ikatan dinas itu apakah hanya tidak berbayar, dan malah nantinya saat masuk dia akan digaji oleh Negara.

Perlu diingatkan kembali bahwa Ikatan dinas juga dibagi menjadi dua, ada yang ikatan dinas yang full, dimana biasanya selain para mahasiswaya kuliah gratis, mereka pun akan diberikan uang saat bersekolah disana. Namun ada juga yang hanya sebagian seperti contohnya STAN. Bukan tidak di berikan uang seperti ikatan dinas yang lain, tapi STAN lebih mengutamakan untuk para lulusannya bisa terjamin saat lulus nanti.

Kabanyakan dari para lulusannya bisa langsung dapat bekerja di kemenkeu. Dan kebijakan kemenkeu sekarang dimana STAN bukan Ikatan Dinas lagi, dan mereka harus berjuang sendiri untuk bisa menjadi PNS, bukan artinya mematahkan semangat para alumninya, tapi kemenkeu menginginkan nantinya, PNS lebih terstruktur lagi dan tidak membengkak seperti yang sudah-sudah.

Namun walaupun demikian alumni STAN tetap saja, lebih mudah untuk dapat bisa masuk menjadi PNS daripada lulusan kampus lainnya.

Lalu bagaimana dengan issue STAN 2013 yang bayar?

Perlu diingat dan diketahui bersama bahwa STAN itu adalah milik pemerintah dan Pendiriannyapun berdasarkan keputusan presiden Nomor 45 tahun 1974 jo Keputusan Presiden Nomor 12 tahun 1967. Baru pada tanggal 17 Maret 1975 melalui Surat Keputusan No.13495/MPK/1975 diperoleh izin penyelenggaraan pendidikan akuntan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Dimana awalnya adalah kebutuhan pemerintahan akan sumber daya manusianya yang bisa mengatur keuangan dan ekonomi dengan baik serta ahli di bidang keuangan. Maka pada awalnya dibentuklah Sekolah Tinggi Keuangan Negara (STIKN) pada tahun 1959.

Di setiap tahunnya, pemerintah terus mensurvey, apa saja yang dibutuhkan pemerintah pada masanya itu. terutama di bidang keuangan. Karena itu adalah bagian yang sangat penting guna memajukan Negara.

Sehingga pada tahun 1974, sesuai hasil survey pemerintah, bahwa institute pada masa itu belum ada yang mampu mendidik tenaga Akuntan, maka didirikanlah STAN tersebut sesuai dengan keputusan presiden nomer 45 tahun 1974. Yang diharapkan mampu membantu Negara dalam mengatur keuangan.

Maka jika melihat dari pernyataan-pernyataan diatas, dan selama ini kita semua tahu, bahwa STAN itu disiapkan untuk membantu tugas pemerintahan, maka hampir tidak mungkin jika STAN akan berdiri layaknya swasta.

Maksudnya berdiri layakanya swasta adalah memiliki peraturan sendiri, dan bebas dari aturan pemerintahan, serta bayar seperti yang di khawatirkan oleh beberapa calon pendaftar.

Bahkan bapak mentri keuangan sendiri sangat mengapresiasi tinggi pada kridibilitas dan kualitas kerja lulusan STAN yang terkenal tegas dan disiplin. Maka untuk pengangkatan yang kerja di kementrian keuangan bapak mentri sangat mengharapakan lulusan STAN, daripada lulusan S1 namun kredibilitasnya tidak jelas.

Dan bapak mentri bahkan menyatakan akan merencanakan membolehkan mahasiswa alumni STAN d3, untuk bisa melanjutkan study S1 namun sesuai endorsed bapak mentri.

Hal-hal tersebut mengidikasikan bahwa yang dicari dari STAN adalah kedisiplinannya dan kualitas kerjanya yang terbukti sangat baik, sehingga itu akan terus dipertahankan oleh Negara sehingga lebih mudah dalam mencari pegawai-pegawainya yang berkualitas.

Sebab – sebab diataslah yang mengindikasikan bahwa STAN tidak akan berbayar, karena memang sudah kebutuhan pemerintah dan juga saat seseorang calon pendaftar yang ahli ekonomi dan menginginkan masuk STAN, maka secara tidak langsung dia sudah bersedia untuk mengabdikan diri pada Negara ini.

Jadi, bagi yang ingin mendaftarkan dirinya di kampus “biru” (STAN beralmamaterkan biru) tidak perlu khawatir lagi dengan issue-issue yang berkembang tentang STAN.

"

Comments

Leave a Reply