Portal Informasi STAN Nomor 1

Berbagai Macam Pelanggaran Dalam Pencak Silat

Pencak Silat

prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Berbagai Macam Pelanggaran Dalam Pencak Silat

Posted on | May 12, 2014 | No Comments

Berbagai Macam Pelanggaran Dalam Pencak Silat

 

Olahraga pencak silat merupakan salah satu bentuk olahraga bela diri yang cukup populer di seluruh dunia. Meskipun tidak sepopuler olahraga lain, seperti sepak bola atau basket, olahraga ini juga termasuk ke dalam olahraga yang dipertandingkan secara internasional.

Namun, sama halnya dengan bentuk olahraga lain, ada juga berbagai macam pelanggaran dalam pencak silat. Sebelum kita membahas hal tersebut, sebaiknya kita bahas apa yang dimaksud dengan pencak silat itu sendiri.

Pada dasarnya, olahraga ini merupakan olahraga yang membutuhkan banyak konsentrasi. Di dalam seni bela diri ini sendiri, sudah banyak ditemukan campuran budaya Cina, agama Hindu, Buddha dan Islam.

Di Indonesia sendiri, biasanya terdapat aliran pencak silat yang khas. Misalnya di daerah Jawa Barat yang dikenal dengan adanya aliran Cimande dan Cikalong. Sedangkan di Jawa Tengah terkenal dengan aliran merpati Putih dan di Jawa Timur ada aliran perisai Diri.

Setiap 4 tahun sekali di Indonesia, biasanya diadakan pertandingan pencak silat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA GAMES sejak tahun 1987. Di luar Negara Indonesia, negar asing lain seperti Australia, Belanda, Jerman dan Amerika juga banyak melakukan pencak silat.

Di tingkat nasional, permainan ini merupakan salah satu alat pemersatu nusantara, bahkan untuk mengharumkan nama bangsa dan menjadi identitas bangsa. olahraga ini juga telah dipertandingkan dalam skala internasional.

Untuk lebih jelas mengenai berbagai macam pelanggaran dalam pencak silat, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

1.  Berbagai macam pelanggaran dalam pencak silat

Adapun beberapa ketentuan pertandingan yang harus dipenuhi, di antaranya adalah :

–   Untuk usia dini dan Pra remaja, pertandingan dilangsungkan dalam 2 babak

–  Tiap babak terdiri dari 2 menit

–          Untuk Remaja dan Dewasa : Pertandingan dilangsungkan dalam 3 babak, Tiap

–  babak terdiri atas 3 menit, Diantara babak diberikan waktu istirahat 1 menit, Waktu  ketika wasit

–     menghentikan pertandingan tidak, termasuk waktu bertanding, Penghitungan terhadap pesilat

–    yang jatuh karena serangan, yang sah tidak termasuk waktu bertanding

Setiap pesilat pada umumnya didampingi oleh pendamping pesilat. Pendamping pesilat sendiri tidak diperkenankan untuk melakukan :

–   Memberikan isyarat / aba-aba dengan suara kepada pesilatnya yang sedang bertanding di gelanggang

–    Duduk / berdiri dengan sikap yang tidak sopan

–    Melakukan tindakan atau gerakan yang berlebihan dalam mengembalikan kesegaran Pesilat pada waktu istirahat.

–    Membawa minuman yang mengandung alcohol atau yang dapat merangsang pesilat.

–   Mengenakan asesoris apapun selain pakaian silat Asesoris yang tidak boleh anatara lain: topi, cap, rompi, jaket, tas pinggang, sepatu, sandal dll.

–   Memasuki gelanggang kecuali atas permintaan Wasit

–    Mengambil foto / video jalannya pertandingan pesilat yangdidampinginya.

2.   Pelanggaran ringan

 Adapun yang termasuk ke dalam pelanggaran ringan, yaitu :

–   Tidak menggunakan pola langkah dan sikap pasang

–    Keluar dari gelanggang secara berturut-turut. Yang dimaksud dengan berturut-turut adalah lebih dari 2 (dua) kali dalam 1 (satu) babak.

–   Merangkul lawan dalam proses pembelaan

–     Melakukan serangan dengan teknik sapua sambil merebahkan diri secara berulang kali dengan tujuan untuk mengulur waktu

–     Menghubungi orang luar dengan sikap / isyarat dan perkataan

–       Kedua pesilat pasif atau bila salah satu pesilat pasif lebih dari 5 (lima) detik

–     Bersuara dengan teriakan (berteriak) / suara mulut / vokal yang berlebihan selama bertanding. Sebelumnya akan didahului dengan pembinaan sebanyak 2 (dua) kali dalam setiap babak

–        Lintasan serangan yang salah yang tidak menyebabkan lawan cedera

3.  Pelanggaran berat

 Sedangkan yang termasuk ke dalam kategoti pelanggaran berat adalah apabila melakukan :

–    Menyerang bagian badan yang tidak sah yaitu leher, kepala serta bawah pusat hingga kemaluan dan mengakibatkan lawan cidera / jatuh

–    Usaha mematahkan persendian secara langsung

–     Sengaja melemparkan lawan keluar gelanggang

–     Membenturkan atau menghantukkan kepala dan menyerang dengan kepala

–      Menyerang lawan sebelum aba-aba mulai dan menyerang sesudah aba-aba berhenti dari Wasit, menyebabkan lawan cidera

Inilah sekilas mengenai berbagai macam pelanggaran dalam pencak silat. Semoga bermanfaat

 

 

"

Comments

Leave a Reply





'