Portal Informasi STAN Nomor 1

Keyword 1

Keyword 2

prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Universitas Sriwijaya

Universitas Sriwijaya


www.unsri.ac.id/

 

Salah satu tujuan pendidikan tinggi adalah menghasilkan lulusan yang dapat melaksanakan pembangunan sesuai dengan kebutuhan pembangunan Nasional. Karena kebutuhan pembangunan nasional bukanlah sesuatu yang statis, artinya akan selalu berubah sesuai dengan perubahan situasi regional maupun global, maka perguruan tinggi dituntut pula untuk senantiasa berubah dan menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan dan pembangunan, disamping menyesuaikan diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan informasi dunia. Hal inilah yang merupakan tantangan utama yang dihadapi pendidikan tinggi Indonesia memasuki abad XXI, yang akan diawali dengan era persaingan bebas dan keterbukaaan pasar regional (ASEAN Free Trade Area: AFTA) dan selanjutnya persaingan bebas dan keterbukaan pasar Asia Pasifik (Asia Pacific Economic Coorporation:APEC) tahun 2020.

Angin “Keterbukaan Pasar” ini terlihat mulai menyentuh Unsri. Permintaan untuk mengikuti pendidikan di Unsri dari calon mahasiswa luar negeri mulai terasa meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini. Hal ini merupakan fenomena yang menggembirakan sekaligus merupakan tantangan. “Menggembirakan”, karena Unsri telah mulai diperhitungkan sebagai perguruan tinggi yang berkwalitas untuk diminati oleh calon mahasiswa dari luar negeri. “Tantangan”, karena hal ini menuntut dilakukannya perbaikan, peningkatan dan pengembangan institusional di segala aspek sehingga standar akademik Unsri benar-benar setara dengan perguruan tinggi di luar negeri setidak-tidaknya dalam kawasan regional.

Di abad XXI perguruan tinggi di Indonesia termasuk Unsri telah harus dapat menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas dan mampu berperan dalam masyarakat global. Hal ini menuntut dilakukannya peningkatan jumlah, mutu dan sarana akademik dan non akademik seiring dengan upaya memperbaiki administrasi dan manajemen organisasi. Dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi tantangan abad XXI ini, Unsri telah melakukan pengkajian lingkungan internal untuk melihat kekuatan (Strength) dan kelemahan (Weakness), dan pengkajian lingkungan eksternal untuk melihat peluang (Oppurtunities) dan tantangan (threat) yang akan dihadapi. Dari kajian SWOT ini dirumuskan visi, Misi dan Tujuan Unsri menghadapi abad XXI.

VISI UNSRI

Visi Universitas Sriwijaya pada tahun 2020 adalah “Universitas Sriwijaya pada dasawarsa kedua abad ke-21 merupakan perguruan tinggi termuka di Indonesia yang berbasis riset, memiliki keunggulan di berbagai cabang ilmu, khususnya di bidang pengembangan sumber daya alam, untuk menghasilkan manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkualitas, berakhlak tinggi, berbudaya, bersemangat ilmiah, dan menguasai serta mampu mempergunakan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, dan kesenian untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia”.

MISI UNSRI

Untuk mewujudkan visinya, Unsri menyusun misi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan, membina dan mengembangkan pendidikan tinggi dalam upaya menghasilkan manusia terdidik yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan iptek dan/atau kesenian;
  2. menyelenggarakan, membina dan mengembangkan pendidikan tinggi dalam rangka menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metodologi, model, informasi baru atas cara kerja baru, yang memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau kesenian;
  3. menyelenggarakan, membina dan mengembangkan pengabdian kepada masyarakat dengan menerapkan ilmu pengetahuan sebagai upaya memberikan sumbangsih demi kemajuan masyarakat; dan
  4. menyelenggarakan pendidikan tinggi yang modern dan efisien.

TUJUAN UNSRI

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mandiri sesuai dengan kebutuhan masyarakat;
  2. menghasilkan tenaga terdidik dan terlatih yang terampil dan andal untuk menopang pembangunan bangsa;
  3. menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metodologi, model, atau cara kerja baru yang akan memperkaya ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian;
  4. menghasilkan teknologi unggulan yang handal, serta teknik produksi teruji dan tepat guna untuk dimanfaatkan masyarakat;
  5. menghasilkan kajian kesenian, karya seni serta menyelenggarakan kegiatan kesenian untuk meningkatkan estetika bangsa;
  6. meningkatkan peran sebagai pusat pengembangan dan penafsiran ilmu pengetahuan, teknologi, informasi, kesenian dan olahraga;
  7. meningkatkan peran aktif dalam membantu pemerintah dan masyarakat melalui lembaga-lembaga terkait di Unsri; dan
  8. meningkatkan kinerja yang relevan, bertanggung jawab, terpadu, berkelanjutan dan efisien dalam melaksanakan otonomi perguruan tinggi.

STRATEGI DAN PENGEMBANGAN UNSRI MENUJU 2020

Dengan memperhatikan isu strategik utama secara nasional dan dikaitkan dengan hasil kajian lingkungan internal dan eksternal, didapatlah strategi pengembangan yang dilaksanakan Unsri menuju Visi 2020, sebagai berikut:

  1. Pengembangan Unsri sebagai pusat pendidikan;
  2. pengembangan Unsri sebagai pusat penghasilan, penyimpan dan penyebarluas ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan informasi bagi masyarakat;
  3. pengembangan kelembagaan dan organisasi;
  4. pengembangan SDM;
  5. pengembangan kemahasiswaan;
  6. pengembangan kerjasama dengan dunia bisnis, industri, instansi dan perguruan tinggi dalam dan luar negeri;
  7. pengembangan kampus.

Strategi pengembangan di atas dituangkan ke dalam berbagai program pengembangan yang pada dasarnya terdiri dari tiga program induk pengembangan, sbb:

  • Program Induk pemetaan sistem pendidikan tinggi.
  • Program induk peningkatan relevansi dan mutu.
  • Program induk pemerataan akses pendidikan tinggi.

Fakultas Ekonomi


Sejarah

Fakultas Ekonomi didirikan pada tanggal 31 Oktober 1953, pada awalnya bernaung di bawah Perguruan Tinggi Syakhyakirti, merupakan fakultas tertua di Universitas Sriwijaya. Sejak tanggal 17 September 1960 Fakultas Ekonomi secara resmi diserahkan oleh Yayasan Syakhyakirti ke Universitas Sriwijaya. Pada saat peresmian Universitas Sriwijaya, tanggal 3 November 1960 (PP No. 42 Tahun 1960 tanggal 29 Oktober 1960), Fakultas ini hanya mempunyai satu jurusan, yakni Jurusan Ekonomi Perusahaan yang kemudian diubah menjadi Jurusan Manajemen.

Pada tahun ajaran 1962/1963 dibuka Jurusan Akuntansi dan Jurusan Umum yang kemudian diubah menjadi Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. Berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 212/Dikti/Kep/1996, sejak tahun 1996 Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan diubah namanya menjadi Jurusan Ekonomi Pembangunan.

Pada awalnya perkuliahan diselenggarakan di kampus Bukit Besar, Palembang. Namun dengan dibangunnya kampus baru di Indralaya, sejak tahun 1993/1994 mahasiswa angkatan 1993/1994 mulai kuliah di Kampus Indralaya dan sejak tanggal 1 Februari 1995 kegiatan akademik seleuruhnya diselenggarakan di Kampus Indralaya.

Pada tanggal 14 Februari 1961 dibuka Fakultas Ekonomi Cabang Lampung, yang memisahkan diri pada tahun 1963. Kemudian berdasarkan SK Rektor Nomor 4263/A/I/1965 dibuka pula Fakultas Ekonomi Cabang Bangka, yang ditutup pada tanggal 22 November 1983. Pada tanggal 23 November 1965 Fakultas Ekonomi membuka Program Ektension dengan Jurusan Ekonomi Perusahaan (sekarang menjadi Jurusan Manajemen). Dalam kurun waktu 1983-1986 program ini tidak menerima mahasiswa baru. Pada tahun 1987 program ini kembali menerima mahasiswa baru. Kemudiaan pada tahun ajaran 1993/1994 berhubung banyaknya permintaan masyarakat maka dibukalah Jurusan Akuntansi.

Program Diploma Tiga (DIII) Fakultas Ekonomi merupakan hasil perubahan lembaga Pendidikan Ahli Administrasi Perusahaan pada tahun 1986. Adapun program pendidikan ahli ini merupakan passing out Akademi Administrasi Negara pada tahun 1976. Sampai saat ini Program Diploma Tiga (DIII) mempunyai dua program studi yaitu Program Studi Kesekretariatan dan Program Studi Akuntansi.

Visi dan Misi

Visi Fakultas Ekonomi Unsri adalah:

Menjadikan Fakultas Ekonomi Unsri sebagai fakultas yang terkemuka di Indonesia untuk menghasilkan Sarjana Ekonomi yang berkualitas dan mampu bersaing.

Misi Fakultas Ekonomi Unsri sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan program studi-program studi di bidang ilmu ekonomi yang menunjang pembangunan nasional;
  2. Melaksanakan pengembangan ilmu ekonomi melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara profesional;
  3. Menciptakan iklim ilmiah yang kondusif di lingkungan kampus.

Tujuan dan Fungsi

Tujuan pendidikan sarjana bidang ekonomi adalah menghasilkan warga negara berkualitas sebagai berikut:

  1. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi sebagai sarjana ekonomi;
  2. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya;
  3. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimiliki sesuai bidang keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat;
  4. Menguasai dasar-dasar ilmiah dan pengetahuan serta teknologi sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan, dan merumuskan cara penyelesaian yang ada di dalam kawasan keahliannya;
  5. Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir, bersikap, dan bertindak sebagai ilmuwan;
  6. Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan bidangnya;
  7. Membentuk manusia jujur, berdisiplin, dan menghargai pendapat orang lain.

Fakultas Ekonomi Unsri berfungsi:

  • Menyelenggarakan, membina, dan mengembangkan pendidikan tinggi dalam upaya menghasilkan manusia terdidik yang dapat menerapkan, mengembangkan, dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Menyelenggarakan, membina, dan mengembangkan penelitian di Fakultas Ekonomi dalam rangka menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metodologi, model, atau informasi baru yang memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Menyelenggarakan, membina dan mengembangkan pendidikan kepada masyarakat yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat.

Pimpinan

  1. Dekan            : Dr.Syamsurijal, AK
  2. Pb. Dekan I    : Prof.Dr.H.Taufik Marwa,SE,M.Si
  3. Pb. Dekan II   : Abukosim SE,MM,Ak
  4. Pb. Dekan III  : Drs.Dian Eka, M.M.

Program Pendidikan

  1. Jurusan Manajemen (S1)
  2. Jurusan Ekonomi Pembangunan (S1)
  3. Jurusan Akuntansi (S1)
  4. Kesekretariatan (D3)
  5. Akuntansi (D3)

Disamping mengelola program pendidikan reguler (kelas pagi), Fakultas Ekonomi juga mengelola program pendidikan ekstensi (kelas sore) untuk program studi Manajemen, Ekonomi Pembangunan dan Akuntansi

Fakultas Hukum


Sejarah

Fakultas Hukum didirikan pada tanggal 31 Oktober 1957 di bawah naungan Yayasan Perguruan Sjakhyakirti dan berstatus swasta. Pada tanggal 17 September 1960 oleh Yayasan Perguruan Sjakhyakirti, Fakultas Hukum ini diserahkan kepada Universitas Sriwijaya (UNSRI). Pada tanggal 14 Febriari 1961, dibuka Fakultas Hukum UNSRI Cabang Lampung yang kemudian memisahkan diri dari UNSRI pada tahun 1963 untuk bergabung dengan Universitas Lampung. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UNSRI tanggal 25 November 1965, dibuka Fakultas Hukum UNSRI Cabang Bangka yang kemudian ditutup pada tanggal 26 Juni 1983 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0295/O/1983.

Cabang kuliah Fakultas Hukum UNSRI di Belitung, Curup dan Kayu Agung serta Extention Fakultas Hukum di Palembang secara serentak dibuka pada tahun akademik 1967/1968. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UNSRI tanggal 1 Maret 1969, Extention Fakultas Hukum diubah menjadi Fakultas Hukum Sore. Kini Cabang kuliah di Belitung, Kayu Agung dan Curup telah ditutup.

Fakultas Hukum Sore dibuka kembali pada tahun akademik 1996/1997 berdasarkan persetujuan Rektor UNSRI tanggal 11 Juli 1996 Nomor 3794RT/PT11.1.1/1996.

Pada saat ini Fakultas Hukum UNSRI memiliki satu Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Hukum dengan lima (5) Program Kekhususan (PK) yaitu PK Studi Hukum dan Sistem Peradilan, PK Studi Hukum dan Bisnis, PK Studi Hukum dan KeIslaman, PK Studi Hukum dan Kenegaraan dan PK Studi Hukum dan Masalah-masalah Transasional.

Pada tahun akademik 1983/1984, Fakultas Hukum UNSRI menjadi induk bagi Program Studi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan jurusan Ilmu Administrasi Negara. Tahun 2000 program tersebut memisahkan diri dan berdiri sendiri menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNSRI.

Tanggal 5 September 1996, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 451/DIKTI/Kep/1996, didirikan Program Studi Magister Ilmu Hukum UNSRI.

Seperti juga fakultas lain dalam lingkungan UNSRI mulanya perkuliahan diselenggarakan di kampus Bukit Besar Palembang, namun dengan dibangunnya kampus baru di Inderalaya Ogan Komering Ilir sejak tahun 1993/1994 mahasiswa tahun ajaran 1993/1994 mulai kuliah di kampus baru Inderalaya. Pada tanggal 1 Februari 1995 kegiatan perkuliahan diselenggarakan di kampus Inderalaya, kecuali untuk penyelenggaraan Pelatihan Kemahiran Hukum (PLKH) diselenggarakan di Laboratorium Fakultas Hukum UNSRI di kampus Bukit Besar dengan pertimbangan sebagian besar totur adalah praktisi hukum yang bertugas dan berdomisili di Palembang.

Pimpinan

Dekan : Prof. Amzulian Rifai S.H. LLM Ph.D.
Pembantu Dekan I : Sri Turatmiyah, SH, M.Hum
Pembantu Dekan II : Afriana Novera, SH., M.Hum
Pembantu Dekan III : Ahmaturahman, SH.

Program Pendidikan

Jurusan Ilmu Hukum (S1)

Fakultas Teknik


SEJARAH

Salah satu syarat pokok yang harus dipenuhi untuk dapat berdirinya universitas negri adalah adanya satu fakultas eksakta, untuk itu pada bulan november 1959 pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti bekerjasama dengan pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) membentuk suatu panitia yang diketuai oleh Ir. Indratjaja untuk merintis berdirinya fakultas teknik. Sesuai pengarahan Biro Koordinasi Perguruan Tinggi (BPPT) Kemnetrian PPK, maka pada tanggal 9 Februari 1960 dibentuklah Panitia Persiapan Fakultas Teknik yang diketuai oleh Prof. Mr. Dr. Hazairin, dan Panitia Teknis Fakultas Teknik yang diketuai oleh Ir. Indratjaja.

Setelah melalui berbagai upaya, berhasilah didirikan Fakultas Teknik pada tanggal 1 Oktober 1960 yang peresmiannya dilakukan pada suatu upacara yang sangat sederhana yang hanya dihadiri oleh tiga orang, yaitu R.A. Rani (Sekretaris Panitia Persiapan), Ir. Moeljadi Priambodo dan Ir. Sento Alibasya (anggota Panitia Teknis) sekaligus memberikan kuliah umum pertama dengan judul “Mekanika Teknik”.

Dengan telah hadirnya Fakultas Teknik, maka lengkaplah persyaratan fakultas untuk dapat berdirinya Universitas Negeri Sriwijaya. Pada saat berdirinya baru ada dua bagian yaitu Teknik Sipil dan Teknik Tambang. Pada tahun ajaran 1964/1965, dengan surat keputusan Rektor Unsri dibuka lagi jurusan Teknik Kimia. Pada tahun ajaran 1977/1978 atas permintaan masyarakat di Sumatera Selatan dan Kalangan industri di kawasan Palembang, dibuka lagi jurusan Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Dengan demikian sejak itu Fakultas Teknik Unsri mempunyai lima jurusan yang masih tetap bertahan jumlahnya hingga kini.

Mulai tahun 1992/1993 menerima mahasiswa alih program secara reguler untuk semua jurusan. Pada tahun 1994/1995 menerima mahasiswa program ekstensi yang berasal dari jalur DIII/ Politeknik/ Akademi Teknik. Pada tahun 1996/1997, penerimaan program ekstensi diperluas dari lulusan SLTA. Pembukaan program ekstensi tersebut berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor 409/DIKTI/Kep/1996 tgl Agustus 1996. Pada tahun akademik 2001/2002 telah juga dibuka program studi strata I Arsitektur.

Program Pasca Sarjana Unsri mulai tahun akademik 2001.2002, Program Pasca Sarjana Unsri membuka Program Studi Teknik Kimia dalam bidang ilmu Teknologi Energi. Pada tahun akademik 2001/2002, Program Pasca sarjana Unsri membuka pula Program Studi Teknik Sipil, dalam bidang Ilmu Menajemen Sumberdaya Air. Pada tahun akademik yang sama itu pula Program Studi Teknik Kimia mengembangkan diri dengan membuka bidang ilmu Teknologi Lingkungan.

Pimpinan

Dekan : Dr. Ir. H.M. Taufik Toha D.E.A.
Pb. Dekan I : Dr. Ir. Subiyer Nasir , MS, Ph.D
Pb. Dekan II : Dr. Amrifan Saladin Mohruni, Dipl-Ing.Ir
Pb. Dekan III: Ir. H. Hairul Alwani. HA, MT

 

SEJARAH

Salah satu syarat pokok yang harus dipenuhi untuk dapat berdirinya universitas negri adalah adanya satu fakultas eksakta, untuk itu pada bulan november 1959 pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti bekerjasama dengan pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) membentuk suatu panitia yang diketuai oleh Ir. Indratjaja untuk merintis berdirinya fakultas teknik. Sesuai pengarahan Biro Koordinasi Perguruan Tinggi (BPPT) Kemnetrian PPK, maka pada tanggal 9 Februari 1960 dibentuklah Panitia Persiapan Fakultas Teknik yang diketuai oleh Prof. Mr. Dr. Hazairin, dan Panitia Teknis Fakultas Teknik yang diketuai oleh Ir. Indratjaja.

Setelah melalui berbagai upaya, berhasilah didirikan Fakultas Teknik pada tanggal 1 Oktober 1960 yang peresmiannya dilakukan pada suatu upacara yang sangat sederhana yang hanya dihadiri oleh tiga orang, yaitu R.A. Rani (Sekretaris Panitia Persiapan), Ir. Moeljadi Priambodo dan Ir. Sento Alibasya (anggota Panitia Teknis) sekaligus memberikan kuliah umum pertama dengan judul “Mekanika Teknik”.

Dengan telah hadirnya Fakultas Teknik, maka lengkaplah persyaratan fakultas untuk dapat berdirinya Universitas Negeri Sriwijaya. Pada saat berdirinya baru ada dua bagian yaitu Teknik Sipil dan Teknik Tambang. Pada tahun ajaran 1964/1965, dengan surat keputusan Rektor Unsri dibuka lagi jurusan Teknik Kimia. Pada tahun ajaran 1977/1978 atas permintaan masyarakat di Sumatera Selatan dan Kalangan industri di kawasan Palembang, dibuka lagi jurusan Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Dengan demikian sejak itu Fakultas Teknik Unsri mempunyai lima jurusan yang masih tetap bertahan jumlahnya hingga kini.

Mulai tahun 1992/1993 menerima mahasiswa alih program secara reguler untuk semua jurusan. Pada tahun 1994/1995 menerima mahasiswa program ekstensi yang berasal dari jalur DIII/ Politeknik/ Akademi Teknik. Pada tahun 1996/1997, penerimaan program ekstensi diperluas dari lulusan SLTA. Pembukaan program ekstensi tersebut berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor 409/DIKTI/Kep/1996 tgl Agustus 1996. Pada tahun akademik 2001/2002 telah juga dibuka program studi strata I Arsitektur.

Program Pasca Sarjana Unsri mulai tahun akademik 2001.2002, Program Pasca Sarjana Unsri membuka Program Studi Teknik Kimia dalam bidang ilmu Teknologi Energi. Pada tahun akademik 2001/2002, Program Pasca sarjana Unsri membuka pula Program Studi Teknik Sipil, dalam bidang Ilmu Menajemen Sumberdaya Air. Pada tahun akademik yang sama itu pula Program Studi Teknik Kimia mengembangkan diri dengan membuka bidang ilmu Teknologi Lingkungan.

Program Pendidikan

  1. Program Studi Teknik Sipil (http://sipil.ft.unsri.ac.id)
  2. Program Studi Teknik Pertambangan (http://pertambangan.ft.unsri.ac.id)
  3. Program Studi Teknik Mesin (http://mesin.ft.unsri.ac.id)
  4. Program Studi Teknik Kimia (http://kimia.ft.unsri.ac.id)
  5. Program Studi Teknik Elektro (http://elektro.ft.unsri.ac.id)
  6. Program Studi Teknik Arsitektur (http://arsitektur.ft.unsri.ac.id)

Fakultas Kedokteran


Sejarah

Pada bulan Agustus 1960, atas saran Gubernur Achmad Bastari dan Panglima Kodam IV/Sriwijaya Kol. Harun Sohal, dibentuklah suatu Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Palembang dengan susunan Ketua dr. Adnan WD, Wakil Ketua Kol. dr. Noesmir, Sekretaris I dr. Goepito Hardjowijono, Sekretaris II Kol. dr. J. Roesad, dengan beberapa anggota, antara lain, dr. M. Ali (Lie Kiat Teng), dr. Setiardjo, dr. A. Hakim dan dr. M. Hoesin. Pada tanggal 15 September 1960, Panitia berhasil menggariskan rencana dan pedoman kerja untuk mendirikan Fakultas Kedokteran. Dalam proses persiapan ini, panitia antara lain berkonsultasi dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. dr. Soekarjo. Hasil rapat kerja panitia ini kemudian diserahkan kepada Rektor Unsri drg.M.Isa pada tanggal 26 April 1961.

 

Pada tanggal 4 September 1961, Rektor Unsri, dengan persetujuan Panglima Kodam IV/Sriwijaya menunjuk Kol. dr. J. Roesad menjadi formateur merangkap Ketua Panitia Pendirian Fakultas Kedokteran Unsri dengan SK No. Kpts 777-3/9/1961. Pada tanggal 2 Januari 1962 Panitia mengadakan pembicaraan dengan ketua Presidium UI Prof. Dr. Soedjono D Poesponogoro dan menghasilkan kesediaan UI untuk membantu tenaga pengajar. Pada tanggal 24 Juli 1962, sementara menunggu keputusan Menteri PTIP, dikeluarkanlah Keputusan Presiden Unsri No. 292/K.I mengenai dibukanya Fakultas Kedokteran terhitung mulai tanggal 1 Agustus 1962. Pengakuan resmi oleh Pemerintah terbit dalam bentuk SK Menteri PTIP No. 668/A/III/1962 tanggal 4 September 1962. Sementara menunggu kedatangan dr. A.I. Muthalib yang akan menjabat Dekan, Dekan FK Unsri dijabat oleh Presiden Unsri drg. M.Isa, sementara Pembantu Dekan bidang akademis dijabat oleh Kol. dr. J. Roesad. Upacara resmi berdirinya FK Unsri dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 1962, yang selanjutnya dipandang sebagai ” Hari jadi” FK Unsri, bertempat di Aula Rumah sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang oleh Brigjen Dr. Soemantri, kuasa Menteri I Departemen PTIP sekaligus menandatangani Piagam Pendirian FK Unsri.

Perkembangan berikutnya adalah diakuinya FK Unsri sebagai penyelenggara pendidikan dokter spesialis, terbit dalam bentuk SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0271/U/1980 tanggal 4 Desember 1980 untuk Program Studi Ilmu Kesehatan Anak dan Program Studi Ilmu Bedah. Pada tahun 1982 diakui pula Program Studi Ilmu Penyakit Mata. Tahun 1986 Program Studi Ilmu Penyakit Dalam, dan pada tahun 1987 Program Studi Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan. Pada tahun 2002 telah dibuka Program Studi Ilmu Penyakit Syaraf dan Program Studi Ilmu Patologi Anatomi.

Pimpinan

  • Dekan          : Prof. dr. Zarkasih Anwar, SP.A (K)
  • Pb. Dekan I  : dr. Erial Bahar, M.Sc.
  • Pb. Dekan II : Prof. dr. Hermansyah, SpPD, KR
  • Pb. Dekan III: Drs.Kusumo Hariyadi, M.S.Apt.

Penyelenggaraan Pendidikan

Pengembangan dan pembinaan pendidikan dokter di FK Unsri berorientasi kepada ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran serta masyarakat

  1. Orientasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
    ini berarti FK Unsri selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedoketeran. Melalui kurikulum pendidikannya, khususnya isi pendidikan dan berbagai bentuk pengalaman belajar yang diperlukan, peserta didik di arahkan untuk dapat mengikuti dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran serta perkembangannya
  2. Orientasi masyarakat
    Ini berarti bahwa pendidikan kedoketaran di FK unsri mengacu kepada tuntutan perekmbangan dan kebutuhan masyarakat serta pembangunan di masa datang

Pendidikan dokter dibagi atas 2 tahap yang dilaksanakan secara terintegarsi

  • Tahap Program Akademik
    Tahap Program Akademik diselenggarakan dalam 8 semester dengan masa studi maksimum 14 semester. Setelah selesai menempuh dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, mahasiswa berhak mendapat gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) dan berhak melanjutkan pendidikan ke tahap program Keprofesian.
  • Tahap Program Keprofesian
    Diselenggarakan dalam empat semester (semester IX sampai dengan XII). dalam tahap ini mahasiswa menjalani kepaniteraan Klinik (KK), di 15 Bagian/Departemen yang merupakan suatu proses belajar yang berkesinambungan, karena itu satu semester ini setara dengan 26 minggu kalender. Setelah selesai menempuh dan memenuhi persyaratan yang ditentukan mahasiswa berhak mendapat sebutan dokter.

Program Pendidikan

  1. Program Studi Pendidikan Dokter – S1
  2. Program Studi Ilmu Keperawatan – S1
  3. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat – S1
  4. Program Studi Kedokteran Gigi – S1
  5. Program Studi Teknik Gigi – D3
  6. Program Studi Ilmu Kesehatan Anak – Spesialis
  7. Program Studi Ilmu Bedah – Spesialis
  8. Program Studi Ilmu Penyakit Mata – Spesialis
  9. Program Studi Ilmu Penyakit Dalam – Spesialis
  10. Program Studi Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan- Spesialis
  11. Program Studi Ilmu Patologi Anatomi – Spesialis
  12. Program Studi Ilmu Penyakit Syaraf – Spesialis

Fakultas Pertanian


Sejarah

Sumatera Selatan adalah daerah agraris dan bagian terbesar dari penduduknya adalah petani. Kawasan pertanian di Sumatera Selatan sangatlah luas sehingga memerlukan tenaga yang memiliki kemampuan (skill) berilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjadikan Sumatera Selatan menjadi daerah yang unggul khususnya di bidang pertanian.

Hal inilah yang mendorong timbulnya ide di kalangan tokoh masyarakat Sumatera Selatan antara lain H. Achmad Bastari yang pada waktu itu menjabat Gubernur Kepala Daerah Provinsi Sumatera Selatan dan Oembuh Alwie, pensiunan Kepala Dinas Pertanian Rakyat Pusat, untuk mendirikan Fakultas Pertanian di Palembang yang kelak diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang mampu membantu mengatasi berbagai masalah pada sektor pertanian secara umum (termasuk peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan). Ide ini kemudian menjelma menjadi gagasan untuk membentuk suatu Panitia Pendirian Fakultas Pertanian oleh Gubernur/KDH Provinsi Sumatera Selatan, pada tanggal 10 Mei 1962. Sebagai Ketua Panitia ditunjuk Oembuh Alwie, Sekretaris Ir. Bakry Hamid dan bendahara Ir. Soetrisno. Dengan surat keputusan Menteri PTIP Nomor 86/62 tanggal 25 Juli 1962 panitia tersebut disahkan menjadi Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Pertanian.

Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya berhasil didirikan, yaitu dengan Surat Keputusan Meneteri PTIP, ketika itu dijabat oleh Prof. Dr. Tojib Hadiwijdaja, Nomor 108/1963 tanggal 20 September 1963. Menurut surat keputusan itu Fakultas Pertanian didirikan pada tanggal 27 Agustus 1963. Upacara resmi pendirian Fakultas Pertanian Unsri dilakukan pada tanggal 26 September 1963 oleh Menteri PTIP Prof. Dr. Tojib Hadiwidjaja sebagai salah satu acara dalam memperingati Hari Tani Nasional. Dengan suatu surat keputusan dari Menteri PTIP ditunjuk sebagai Dekan pertama adalah Oembuh Alwie dan Ir. Bakry Hamid sebagai Pembantu Dekan.

Pimpinan

  • Dekan            : Prof. Dr. Ir. Imron Zahri, M.S.
  • Pb. Dekan I    : Dr.Ir.Suparman
  • Pb. Dekan II  : Ir.Warsito, M.P.
  • Pb. Dekan III : Dr.Ir.A Muslim

Program Pendidikan

  1. Program Studi Agronomi
  2. Program Studi Ilmu Tanah
  3. Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
  4. Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis)
  5. Program Studi Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan
  6. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian
  7. Program Studi Teknik Pertanian
  8. Program Stusi Nutrisi dan Makanan Ternak
  9. Program Studi Budidaya Perairan
  10. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan

Fakultas KIP


Sejarah berdirinya fakultas ini dimulai dengan didirikannya kursus B-1 Bahasa Inggris Negeri Palembang pada tanggal 1 Oktober 1958. Pada tanggal 7 Juli 1960 Panitia Persiapan Pendirian FKIP Palembang (Swasta) dibentuk dengan Ketua R.A. Rani (Kepala Perwakilan Departemen PPK Sumatera Selatan). Pada tanggal 13 Juni 1961 FKIP Swasta yang berhasil terbentuk oleh panitia ini dinegerikan oleh menteri PTIP dengan SK Nomor 6/1961 dan digabungkan ke dalam Universitas Sriwijaya menjadi FKIP Unsri dengan tiga jurusan, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia serta Ekonomi dan Hukum.

Jurusan Bahasa Inggris merupakan hasil pengintergrasian Kursus B-1 Bahasa Inggris Negeri Palembang pada tanggal 5 Juli 1961. Kemudian dua jurusan lagi, yakni Jurusan Ilmu Pendidikan dan Jurusan Pasti Alam dibuka tanggal 1 Agustus 1961.

Perkembangan selanjutnya adalah terjadinya “keluar masuknya” FKIP di lingkungan Unsri sebagai pengaruh perubahan kebijaksanaan nasional. Pada tanggal 3 Mei 1961 terbit SK Bersama Menteri PTIP dan Menteri PDK tentang penyatuan FKIP, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), dan Institut Pendidikan Guru (IPG). SK bersama tersebut mengatur pembentukan Institus Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) induk, yaitu: IKIP Bandung, IKIP Jakarta, IKIP Yogyakarta dan IKIP Malang. Berdasarkan SK Bersama itu FKIP Unsri menjadi bagian dari IKIP Bandung dan disebut sebagai IKIP Bandung Cabang Palembang, yang terdiri dari empat fakultas: Fakultas Keguruan sastra dan Seni (FKSS), Fakultas Keguruan Ilmu Sosial (FKIS), Fakultas Keguruan Ilmu Eksakta (FKIE) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), yang masing-masing dipimpin oleh seorang Dekan Muda. IKIP Bandung Cabang Palembang dipimpin oleh Seorang Dekan Koordinator yang dibantu oleh Pembantu Dekan I, Pembantu Dekan II, dan Pembantu Dekan III.

Tanggal 1 April 1966 IKIP Bandung Cabang Palembang diambil alih oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMI) yang selanjutnya diserahkan kembali kepada Unsri pada tanggal 8 Agustus 1966. Kepemimpinan dilaksanakan oleh caretaker, yang dipimpin oleh Drs. Usman Gani, yang pada tanggal 1 September 1966 ditunjuk menjadi Dekan Koordinator. Dengan SK Dirjen Dikti, terhitung mulai tanggal 1 Januari 1969 IKIP Bandung Cabang Palembang berintergrasi kembali ke dalam Unsri menjadi dua fakultas, yaitu Fakultas Keguruan (FKg) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Akhirnya, terhitung mulai tahun akademik 1983/1984, kedua fakultas itu bergabung kembali menjadi FKIP.

Pimpinan

  • Dekan : Drs.Tatang Suhery, M.A., Ph.D
  • Pb. Dekan I : Dr. Mulyadi Eko Purnomo M.Pd.
  • Pb. Dekan II : Drs. Made Sukaryawan,M.Si
  • Pb. Dekan III : Dra. Tri.Murti Saleh. M.A

Program Pendidikan

  1. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
  2. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia dan Daerah (S1)
  3. Program Studi Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (S1)
  4. Program Studi Pendidikan Sejarah (S1)
  5. Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi (S1)
  6. Program Studi Pendidikan Matematika (S1) (http://pmipa.fkip.unsri.ac.id)
  7. Program Studi Pendidikan Biologi (S1) (http://pmipa.fkip.unsri.ac.id)
  8. Program Studi Pendidikan Kimia (S1) (http://pmipa.fkip.unsri.ac.id)
  9. Program Studi Pendidikan Fisika (S1) (http://pmipa.fkip.unsri.ac.id)
  10. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin (S1)
  11. Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (S1)
  12. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) (http://pgsd.fkip.unsri.ac.id)
  13. Program Studi Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak (DII)
  14. Program Studi Pendidikan Bimbingan & Konseling(S1)

Fakultas Sospol


Sejarah

Kebutuhan untuk mendirikan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) di lingkungan Universitas Sriwijaya Universitas Sriwijaya telah ada sejak akhir 1970-an. Untuk ini pada tahun 1980 dilakukan studi banding ke berbagai universitas yang mempunyai FISIP di Sumatera dan Jawa. Selain itu dilakukan pula konsultasi dengan tokoh-tokoh Ilmu Sosial Indonesia, Sekretaris Konsorsium Ilmu-ilmu Sosial di Jakarta. Gubernur dan Sekretaris Wilayah Daerah Sumatera Selatan, dan para alumni ilmu sosial dan politik di Sumatera Selatan. Atas petunjuk Direktur PSA Ditjen Dikti maka disarankan untuk membuka program studi terlebih dahulu.

Selanjutnya, untuk merealisasikan hal ini dibentuk Panitia Persiapan dengan Ketua Drs. Zainal Alamsjah dan Sekretaris Drs. Mansur Rahman, dan Panitia Teknis dengan Ketua HAS Natabaya, S.H. dan Wakil Ketua Drs. AW Widjaja. Kedua panitia (Panitia Persiapan dan Panitia Teknis) ditugaskan membuat kerangka acuan. Dalam suatu rapat, Senat Fakultas Hukum menyetujui dan merekomendasikan pembukaan Program Studi ini dalam lingkungan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Hal ini kemudian diteruskan oleh Rektor Unsri kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi yang selanjutnya menyetujui pembukaan Program Studi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini dengan SK Nomor 7/DJ/Kep/1983 tanggal 12 Februari 1983 dengan satu jurusan yaitu Ilmu Administrasi Negara. Ketua Program yang pertama adalah Drs. H. Sjafran Sjamsuddin, yang juga Rektor Unsri ketika itu. Kegiatan akademiknya ditandai dengan kuliah umum Prof. Dr. Selo Soemardjan selaku Ketua Yayasan Ilmu-ilmu Sosial pada tanggal 1 Agustus 1983. Upaya peningkatan status Program Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terus dilakukan, sampai akhirnya Menteri Pendidikan Nasional menyetujui pembukaan FISIP Unsri dengan SK No. 033/O/2000 tanggal 9 Maret 2000. Sekarang ini FISIP Unsri terdiri dari dua jurusan yaitu Program Studi Administrasi Negara dan Program Studi Sosiologi.

Pimpinan

  1. Dekan           : Dra. Dyah Hapsari ENH. M.Si
  2. Pb. Dekan I   : Drs.Gatot Budiarto, MS
  3. Pb. Dekan II  : Drs. Tri Agus Susanto, MS
  4. Pb. Dekan III : Sofyan Effendi, S.IP., M.Si

Pimpinan Jurusan

 Ketua Jurusan Ilmu Adm. Negara : Dr. Muhammad Husni Thamrin, M.Si
 Sekretaris Jurusan Ilmu Adm. Negara : Junaidi, S.IP., M.Si
 Ketua Jurusan Sosiologi : Drs. Zulkifli Sulaiman, MA
 Sekretaris Jurusan Sosiologi : Meri Yanti, S.Sos., MA.

Pimpinan Administratif/Tata Usaha

Kepala Bagian Tata Usaha : H. Zulkarnain Azhari, S.H.,M.Hum
Kasubag Kepegawaian dan Keuangan : Nurtimajaya, S.E.
Kasubag Umum dan Perlengkapan : Hendri Cahyana, S.Ag., M.Si
Kasubag Kemahasiswaan : Drs. Yules Hartman
Kasubag Bagian Pendidikan : Armansyah Edi Utama, S.Sos

Program Pendidikan

  1. Program Studi Ilmu Administrasi Negara – S1
  2. Program Studi Sosiologi – S1

Fakultas MIPA


Sejarah

Fakultas MIPA pada awal berdirinya bernaung di bawah Fakultas Teknik dengan nama program studi MIPA (PS-MIPA) yang berdiri pada tanggal 6 Maret 1989. Program Studi MIPA didirikan berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti No. 15/Kep/1989 dan No. 16/Dikti/Kep/1989 tanggal 6 Maret 1989. Pada saat didirikan PS-MIPA mempunyai 4 jurusan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Pada tahun akademik 1993/1994 PS-MIPA berubah menjadi Fakultas MIPA berdasarkan Kepeutusan Meneteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0381/O/1993 tanggal 22 Oktober 1993 dan tetap terdiri atas empat jurusan yang sama. Pada tahun akademik 2001/2002 Fakultas MIPA bertambah satu program studi yaitu Program Studi Ilmu Kelautan berdasarkan Surat Izin Penyelenggaraan dari Ditjen Dikti No. 2796/D/T/2001 tanggal 30 Agustus 2001.

Pimpinan

  1. Dekan : Drs. Muhammad Irfan, M.T.
  2. Pb. Dekan I : Dr. Dedi Setiabudidaya
  3. Pb. Dekan II : Drs. Juswardi, M.Si
  4. Pb. Dekan III : Drs. Hendro Cahyono, M.Si

Program Pendidikan

  1. Program Studi Matematika (S1)
  2. Program Studi Fisika (S1)
  3. Program Studi Kimia (S1)
  4. Program Studi Biologi (S1)
  5. Program Studi Ilmu Kelautan (S1)

Fakultas Ilmu Komputer


SEJARAH

Keinginan untuk mendirikan program pendidikan di bidang teknologi informasi dan komunikasi di Universitas Sriwijaya telah ada sejak tahun 1985, dimana pada saat itu Unsri telah mulai menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan profesional bidang komputer di Pusat Komputer Universitas Sriwijaya. Penyiapan SDM untuk tenaga dosen mulai dilakukan dengan mengirimkan beberapa dosen untuk mengikuti pendidikan S2 di bidang teknologi informasi dan komunikasi baik di dalam maupun di luar negeri.

Melalui penyiapan dosen berpendidikan S2 yang saat itu telah berjumlah 8 orang dan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi di Unsri yang mulai memadai setelah Puskom Unsri menerima 2 (dua) kali hibah bersaing dari Departemen Pendidikan Nasional yakni Due-Like tahun 1999 s.d. 2003 dan TPSDP tahun 2003 s.d. 2007, keinginan tersebut mulai mengkristal. Rektor Unsri Prof. Dr. Zainal Ridho Djafar, Pembantu Rektor I, Prof. Dr. Mustafa Abdullah, Kepala Pusbandik Dr. Rujito Agus Suwignyo dan Kepala Puskom, Drs. Saparudin, M.T. pada bulan Juli tahun 2002 mulai membicarakan secara intensif rencana pembukaan Program Diploma Komputer Unsri.

Pada bulan Oktober 2002, dibentuklah panitia persiapan pembukaan Program Diploma Komputer, dan ditunjuk sebagai ketua pada waktu itu adalah Dr. Zulkardi, M.Ikom., sekretaris Ir. Bambang Tutuko, M.T. dan anggota, Dr. Rujito Agus Suwignyo dan Drs. Saparudin, M.T. Kemudian pada bulan Maret 2003, panitia pembukaan Program Diploma Komputer mengalami revisi kepengurusan, karena Dr. Zulkardi, M.Ikom mendapat penugasan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai Kepala Kantor Informasi dan Komunikasi Sumsel. Akhirnya sebagai ketua panitia ditunjuk Drs. Saparudin, M.T. dan ditunjuk beberapa anggota baru yakni Erwin, M.Si., Syamsuryadi, M.Kom dan Ir. Iwan Pahendra, M.T.

Dengan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dukungan yang kuat dari Rektor Unsri, rekomendasi Gubernur, Bupati dan Walikota seluruh Provinsi Sumatera Selatan serta komitmen dan kerja keras panitia, sehingga Pembukaan Program Diploma Komputer Unsri dapat terwujud pada bulan Agustus 2003. Departemen Pendidikan Nasional melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) menerbitkan surat izin pembukaan 3 (tiga) program studi, yakni Manajemen Informatika D-III, Teknik Komputer D-III dan Komputerisasi Akuntansi D-III. Kebutuhan akan tenaga akademik dan profesional di bidang teknologi informasi dan komunikasi sebagai pengelola informasi di pemerintahan, industri dan perusahaan baik negeri maupun swasta di Sumsel, menuntut Unsri sebagai institusi pendidikan tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan sarjana (S1) di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Sehingga di bawah koordinasi Rektor Unsri, Prof. Zainal Ridho Djafar dan Tim Pendirian Program Ilmu Komputer Unsri yang diketuai oleh Drs. Saparudin, M.T. mulai menyusun naskah studi kelayakan pendirian Program Ilmu Komputer Unsri. Usaha ini pun telah membuahkan hasil sebagai awal dari suatu perjuangan meniti perjalanan panjang pendidikan teknologi informasi dan komunikasi di Universitas Sriwijaya. Program Studi Teknik Informatika jenjang S1 dan Program Studi Sistem Komputer jenjang S1 mendapat persetujuan Dirjen Dikti pada bulan Juni 2005.

Program Ilmu Komputer (PIK) dan Program Diploma Komputer (PDK) Universitas Sriwijaya mulai menyelenggarakan kegiatan akademik dan menata manajemen dan organisasi. Perjalanan 2 (dua) tahun penyelenggaraan kedua lembaga tersebut secara swadana dan swakelola telah mengantarkan pembukaan Fakultas Ilmu Komputer Unsri. Setelah mempelajari naskah akademik yang terdiri dari evaluasi diri dan proposal PIK dan PDK Unsri, Dirjen Dikti pada tanggal 22 Februari 2006 menerbitkan surat izin pembukaan Fakultas Ilmu Komputer Unsri dengan sistem pengelolaan fakultas secara swadana dan swakelola. Melalui proses persiapan pendirian Fakultas Ilmu Komputer Unsri selama sembilan bulan dan beberapa kali rapat Senat Universitas Sriwijaya maka pada tanggal 1 Desember 2006, Fakultas Ilmu Komputer Unsri secara resmi berdiri.

Visi Fakultas Ilmu Komputer yakni “Fakultas Ilmu Komputer pada tahun 2020 menjadi program pendidikan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi yang bermutu, relevan dan memiliki daya saing yang tinggi dalam penyelenggaraan tridharma”.

Misi Fakultas Ilmu Komputer adalah :

  1. Mampu menyelenggarakan akademik, manajemen dan keuangan secara efisien, efektif, berkualitas dan otonom;
  2. mampu menciptakan organisasi yang sehat dan suasana akademik yang kondusif;
  3. mampu memberikan kontribusi pada daya saing bangsa dan pengembangan masyarakat madani.

 

PIMPINAN FAKULTAS

Dekan : Drs. Saparudin, M.T.
Pb. Dekan I : Ir. Bambang Tutuko, M.T.
Pb. Dekan II : Erwin, S.Si., M.Si.
Pb. Dekan III : Syamsuryadi, S.Si., M.Kom.

 

JURUSAN

  • Teknik Informatika (http://if.ilkom.unsri.ac.id)
    1. Program Studi Teknik Informatika (S1 Reguler)
    2. Program Studi Teknik Informatika (S1 Bilingual)
  • Sistem Komputer (http://sk.ilkom.unsri.ac.id)
    1. Program Studi Sistem Komputer (S1 Reguler)
    2. Program Studi Sistem Komputer (S1 Profesional)
    3. Program Studi Teknik Komputer (D3)
    4. Program Studi Teknisi Komputer dan Jaringan (TKJ) (D3)
  • Sistem Informasi (http://si.ilkom.unsri.ac.id)
    1. Program Studi Sistem Informasi (S1 Reguler)
    2. Program Studi Sistem Informasi (S1 Profesional)
    3. Program Studi Sistem Informasi (S1 Bilingual)
    4. Program Studi Manajemen Informatika (D3)
    5. Program Studi Komputer Akuntansi (D3)

F. Kesehatan Masyarakat


Sejarah

A. Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unsri

September 1996, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dr. H Rusdi Ismail, DSAK mengemukakan gagasan pembentukan program studi baru di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Gagasan tersebut timbul karena adanya himbauan dari Direktur Jendral Pendidikan Tinggi dan Konsorsium Ilmu Kedokteran pada rapat dekan seluruh indonesia di Jakarta agar FK Unsri ikut menyiapkan sumber daya manusia di bidang kedokteran dan kesehatan dalam menyongsong era globalisasi. Gagasan ini disampaikan di dalam rapat senat Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, sebagai tindak lanjutnya, dekan membentuk satuan tugas Program Studi Kesehatan Masyarakat, yang dikukuhkan oleh SK Rektor Unsri Prof. Ir. H Machmud Hasyim, MME, No: 3483/PT11.1.1/C.6.f/1996 tanggal 1 Agustus 1996, satuan tugas Program Studi Kesehatan Masyarakat.

Hasil rapat koordinasi peningkatan personalia dan pendayagunaan dokter spesialis di Bandung pada bulan Februari 1999 yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. F.A. Moeloek, Dekan FK Unsri Prof. Dr. KHM Arsyad, DABK, SpAnd, kembali diingatkan oleh konsorsium untuk bersedia membuka program studi di bidang kesehatan masyarakat, ilmu keperawatan dan kedokteran gigi. Sebagai tindak lanjutnya dekan membentuk satuan tugas Program Studi Kesehatan Masyarakat (PSKM) dikukuhkan dengan SK Rektor Unsri Bapak Prof. Dr. Ir. H. Zainal Ridho Djafar, Msc nomor : 2357/PT11.1.1/C.6.f/1999 tanggal 7 Mei 1999. Satuan tugas berhasil membuat proposal yang disampaikan oleh pimpinan Fakultas kepada Rektor dan selanjutnya diteruskan ke Menteri Pendidikan. Menteri Kesehatan juga sangat mendukung dibukanya PSKM, ini dengan diterbitkannya SK no 1215/Menkes/X/1999 tanggal 15 Oktober 1999. dr. Syahrial Aziz, DAFK selaku Pembantu Dekan II FK Unsri berperan aktif membantu satuan tugas dalam proses terbitnya SK Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional. Sambil menunggu turunnya SK Dirjen Dikti, Fakultas Kedokteran Unsri mengadakan seminar regional yang bertema “Menyongsong Era Globalisasi dan Indonesia Sehat 2010″ dengan pembicara utama Presiden Executive BKS FKM, Prof. Dr. H. Does Sampoerno, MPH., mengadakan konsultasi dengan ketua CHS Prof. Ma`rifin Husin dan mengadakan kerjasama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembukaan PSKM di Fakultas Kedokteran Unsri. Terhitung tanggal 18 Agustus 2000, resmi di buka Program Studi (S1) Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unsri (PSKM FK Unsri) dengan SK Dirjen Dikti No 274/Dikti/Kep/2000 dan dan SK penyelenggaraan pendidikan oleh Rektor Unsri No.VIII-1313/ PT11.1.2/Q/2000, diketuai oleh dr. H.MA Husnil Farouk, MPH.

Berdasarkan aspek pengembangan ilmu kesehatan dan penyelenggaraan administrasi dan manajemen program, Kemudian Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran (PSKM FK) Unsri diajukan menjadi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsri. Dengan menjadi Fakultas dapat ditata organisasi dan manajemen yang lebih baik dan stabil, jaminan mutu pelaksanaan kegiatan akademik, pelaksanaan kerja sama, baik di dalam maupun di luar negeri, peningkatan sinergi internal, baik secara horisontal dengan fakultas lain maupun vertikal dengan rektorat dan sinergi eksternal yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat dan stakeholder, diantaranya mencapai Sumatera Selatan sehat 2008 dan Indonesia sehat 2010, yang tentunya memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan. Untuk menyikapi kebutuhan sumber daya manusia tersebut, perguruan tinggi sebagai penghasil tenaga ahli berpendidikan tinggi, berupaya untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sebagai tenaga ahli di bidang teknologi kesehatan masyarakat.

 

B. Alih Status dari PSKM FK Unsri Menjadi PSKM FKM Unsri

 

Berdasarkan keputusan badan akreditasi nasional perguruan tinggi nomor : 012/BAN-PT/AK-XI/S1/VI/2008 tentang status, peringkat, dan hasil akreditasi program sarjana di perguruan tinggi terhitung tanggal 28 Juni 2008, telah dilakukan akreditasi oleh tim asesor BAN DIKTI, dengan perolehan akreditasi B sampai dengan tanggal 28-06-2013. Telah dilakukan perubahan status dari PSKM-FK Unsri menjadi PSIKM FKM Unsri, berdasarkan surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas nomor 3907/D/T/2008 tanggal 7 November 2008 dan SK Rektor Unsri nomor : 1712/H9/PE/2008 tanggal 20 November 2008, tentang pendirian FKM Unsri yang saat ini menempati lokasi yang cukup strategis, yaitu di gedung dr. A.I. Muthalib, M.PH (CHEREC), Universitas Sriwijaya Kampus Inderalaya, yang diresmikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Prof. Dr. Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Pada tanggal 11 Oktober 2004. Untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar, dilakukan beberapa upaya pembenahan di FKM Unsri antara lain dengan dikeluarkannya surat tugas dari pimpinan Fakultas nomor : 111/H9.1.4/Pend/ M.1FKM/2009 prihal pembentukan tim revisi kurikulum Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri yang diketuai oleh Prof. dr. Tan Malaka, MOH, PhD. Tim ini bertugas antara lain melakukan studi banding kurikulum di FKM Universitas Indonesia Depok dan FKM Universitas Airlangga Surabaya, sehingga ke depan akan diperoleh kurikulum FKM Unsri yang sesuai dengan kebutuhan pasar, budaya, potensi dan karakteristik lokal.

Dengan dikeluarkannya surat tugas dari pimpinan FKM Unsri nomor : 111/H9.1.4/Pend/1.3/FKM/2009, prihal pembentukan tim pengumpul data rapat kerja Unsri tahun 2008/2009 berdasarkan SK Rektor Unsri nomor 372/H9/LL/2009, yang diketuai oleh Hamzah Hasyim, S.KM, M.KM. FKM Unsri sebagai Fakultas yang ke-10 dalam lingkungan Unsri, untuk yang pertama kalinya ikutserta dalam kegiatan Raker Unsri tanggal 7-8 April 2009 dengan tema Melangkah Maju Ke Universitas Kelas Dunia. Dalam kurun waktu 9 tahun sejak tahun 2000, telah dihasilkan lulusan (alumni) dengan gelar/sebutan Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M) yang telah bekerja di instansi kesehatan dan luar kesehatan di hampir seluruh wilayah nusantara.

Sebagai satu-satunya PTN yang mengelola pemenuhan akan SDM kesehatan masyarakat di wilayah Sumbagsel FKM Unsri memiliki peluang pengembangan ke depan untuk membuka program studi baru kejenjang yang lebih tinggi yaitu program studi S2 (Magister Kesehatan Masyarakat), bahkan tidak menutup kemungkinan dalam jangka panjang program studi S3 (Doktor di bidang kesehatan masyarakat). Kurikulum FKM Unsri terakhir disahkan melalui SK Rektor Unsri Nomor : 082/H9/DT.Kep/2009, tentang Kurikulum Penyelenggaraan Pendidikan Program Strata-1 (S1) PSIKM FKM Unsri tahun 2009. Materi pembelajarannya terdiri dari 149-151 sks yang terdiri dari 40-50% kurikulum inti dan 50-60% muatan lokal, yang dijabarkan dalam GBPP dan SAP.

 

VISI, MISI DAN STRUKTUR ORGANISASI

Visi:

Menjadi fakultas terkemuka berbasis riset yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di bidang kesehatan masyarakat, yang menghasilkan insan bertaqwa, bermutu dan memiliki daya saing tinggi.

Misi:

  • Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan akademik yang profesional
  • Mengembangkan kegiatan penelitian bidang kesehatan masyarakat melalui kerjasama dengan berbagai instansi.
  • Memberikan kontribusi pengabdian kepada masyarakat yang memiliki daya saing dalam proses demokrasi dan pengembangan masyarakat madani.

Tujuan:

  1. Menghasilkan tenaga kesehatan masyarakat yang berakhlak mulia, terdidik, terlatih, terampil dan handal untuk mendukung pembangunan kesehatan bangsa.
  2. Menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metodologi, model yang akan memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kesehatan masyarakat.
  3. Berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan masyarakat.
  4. Menghasilkan lulusan berkualitas, memiliki jiwa kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
  5. Berperan aktif membantu pemerintah dan masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat.

Strategi:

Memperhatikan isu strategik utama secara nasional serta mengaitkan dengan hasil kajian lingkungan internal dengan lingkungan eksternal, FKM Unsri turut melakukan pengembangan isu strategik, untuk mendukung visi Universitas Sriwijaya 2025.

  1. Pemerataan dan perluasan akses pendidikan
  2. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing
  3. Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik
  4. Penguatan sumber pendanaan
  5. Globalisasi dan daya saing

 

B. Organisasi Fakultas Kesehatan Masyarakat

Pimpinan FKM Unsri masa tugas 2009-2013

  1. Dekan: Hamzah Hasyim, S.KM,M.KM
  2. Pembantu Dekan I: Misnaniarti, S.KM, M.KM
  3. Pembantu Dekan II: Fatmalina Febry, S.KM,M.Si
  4. Pembantu Dekan III: Rico Januar Sitorus, S.KM, M.Kes

Unsur Pembantu Pimpinan

  1. Kepala Bagian Tata Usaha: Drs M. Zaini, SH
  2. Ka Sub bag Adm Akdmk dan Kemahasiswaan : Supardi C
  3. Ka Sub bag Adm Umum dan Keuangan : Taufik Junaidi, S.Sos

Jurusan/Bagian

Jurusan/Bagian adalah unsur pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan akademik dan/atau profesional dalam satu atau lebih cabang ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kesehatan masyarakat. Bagian adalah pengampu keilmuan dari disiplin ilmu yang terkait. Dalam proses pembelajaran bagian berfungsi sebagai penyedia tenaga pengajar bagi kegiatan akademik. Dalam bidang penelitian bagian berfungsi sebagai pengembang disiplin ilmu yang terkait. Bagian juga berkewajiban melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan displin ilmunya. Kurikulum yang digunakan FKM Unsri saat ini berdasarkan SK Rektor Unsri Nomor : 082/H9/DT.Kep/2009, tentang Kurikulum Penyelenggaraan Pendidikan Program Strata-1 (S1) Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya tahun 2009.

Kelompok keilmuan FKM Unsri terdiri atas Kelompok Ilmu Administrasi Kebijakan Kesehatan, Kelompok Ilmu Biostatistik, Kelompok Ilmu Epidemiologi, Kelompok Ilmu Gizi Masyarakat, Kelompok Ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Kelompok Ilmu Kesehatan Lingkungan, Kelompok Ilmu Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, yang saat ini terangkum dalam 3 bagian/jurusan. Pemilihan Jurusan/Bagian mahasiswa FKM Unsri dilaksanakan pada semester VII.

Ada 3 Bagian yang ditawarkan saat ini yaitu :

  1. Bagian Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)
  2. Bagian Gizi Masyarakat
  3. Bagian Keselamatan kesehatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan (K3/KL)

Daftar mata kuliah yang menjadi tanggung jawab Bagian AKK :

  1. Pengantar Administrasi Kebijakan Kesehatan
  2. Organisasi dan Manajemen
  3. Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan
  4. Manajemen Sumber Daya Manusia
  5. Manajemen Administrasi RS
  6. Ekonomi Kesehatan
  7. Manajemen Mutu
  8. Manajemen Logistik
  9. Manajemen Keuangan

Daftar mata kuliah yang menjadi tanggung jawab Bagian Gizi :
(a.) Ilmu Gizi Dasar
(b.) Gizi Daur Hidup
(c.) Pengantar Gizi Masyarakat
(d.) Ekologi Pangan dan Gizi
(e.) Penilaian Status Gizi
(f.) PIE Gizi
(g.) Gizi Klinik
(h.) Teknologi Pangan

Daftar mata kuliah yang menjadi tanggung jawab Bagian K3/KL :

  1. Dasar-Dasar Kesehatan Kerja
    (b.) Hygiene Industri
    (c.) Penyakit Akibat Kerja
    (d.) Sistem Manajemen K3
    (e.) Dasar-Dasar Kesehatan Lingkungan
    (f.) Toksikologi Lingkungan
    (g.) Epidemiologi Kesehatan Lingkungan
    (h.) Pencemaran Lingkungan
    (i.) Ergonomi
    (j.) Manajemen Risiko K3
    (k.) Laboratorium K3 dan KL
    (l.) Kesehatan Lingkungan Pemukiman dan Perkotaan
    (m.) Pengolahan Limbah
Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2011 
"