Portal Informasi STAN Nomor 1

Cara Dasar Pencak Silat

Dasar Pencak Silat

prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Cara Dasar Pencak Silat

Posted on | May 13, 2014 | No Comments

Cara Dasar Pencak Silat

 

Istilah pencak silat bukan lagi hal yang baru bagi kita semua. Pencak silat pada dasarnya merupakan salah satu bentuk olahraga bela diri yang bisa dilakukan dengan berbagai cara atau aliran.

Meskipun bukan merupakan olahraga yang paling populer di dunia, pencak silat telah diakui secara internasional sebagai salah satu bentuk olahraga. Selain itu, pencak silat juga sering sekali dipertandingkan di berbagai ajang di seluruh dunia.

Terlepas dari semua itu, sebenarnya kita juga boleh melakukan olahraga yang satu ini. namun, tentunya kita harus mempelajari cara dasar pencak silat. Sebelum membahas hal tersebut, sebaiknya kita simak sejarah singkat dari pencak silat.

Sebenarnya, nenek moyang bangsa Indonesia sejak dulu telah memiliki cara membela diri yang ditujukan untuk melindungi dan mempertahankan kehidupannya atau kelompoknya dari tantangan alam.

Mereka menciptakan seni bela diri dengan menirukan berbagai gerakan binatang yang ada di sekitarnya, misalnya gerakan kera, harimau, ular atau burung elang. Setelah itu, kesenian ini berkembang sesuai berjalannya waktu, sampai dengan menggunakan perisai, parang atau tombak.

Diperkirakan silat masuk ke nusantara pada abad ke 7 M, akan tetapi asal mulanya belum bisa ditentukan secara pasti. Seorang peneliti silat yang bernama Donald D. Draeger berpendapat bahwa bukti adanya seni bela diri ini bisa dilihat dari berbagai artifak senjata yang ditemukan pada masa klasik, serta pahatan relief yang berisikan sikap kuda kuda di candi Borabudur.

Untuk lebih jelas mengenai cara dasar pencak silat, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

 1.  Kuda-kuda depan

 Kuda-kuda depan dibentuk dengan posisi kaki didepan ditekuk dan kaki belakang lurus, telapak kaki belakang serong ke arah luar, berat badan ditumpukan  pada kaki depan, badan tegap dan pandangan kedepan.

2.  Kuda-kuda belakang

 Berat badan kuda-kuda belakang di bentuk dengan bertumpu pada kaki belakang. Tumit yang dipakai sebagai tumpuan tegak dengan panggul, badan agak condong ke depan, kaki depan di injit dengan, menapak dengan tumit atau ujung kaki.

3.    Kuda-kuda tengah

 Merupakan salah satu gerakan kuda-kuda yang dibentuk dengan kedua kaki ditekukan dengan titik berat badan berada ditengah.

4.  Kuda-kuda samping

 Kuda-kuda ini dilakukan dengan cara 1 kaki ditekuk dan kaki yang lain lurus ke samping, berat badan pada kaki yang ditekuk, bahu sejajar atau segaris dengan kaki.

5.   Kuda-kuda silang depan

 Kuda-kuda silang dibentuk dengan menginjakkan 1 kaki ke depan atau kebelakang kaki yang lain, berat badan ditumpukan pada 1 kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu atau ujung jari kaki.

6.   Kuda-kuda silang belakang

 Kuda-kuda silang belakang  yaitu kuda-kuda dengan salah satu kaki berada di belakang  dengan keadaan menyilang dan kaki di tumpukan ke belakang,badan tetap lurus agar tidak jatuh saat melakukan  gerakan tersebut.

7.  Sikap pasang

 Pada dasarnya, ada 4 sikap pasang yang saya pelajari dalam pencak silat :

–   Pasang satu, yaitu sikap posisi badan tegak dengan kedua tangan disamping dalam keaadaan siap silat dan kedua kaki di buka selebar bahu

– Pasang dua, yaitu sikap badan tetap pada posisi tegak, kaki dibuka selebar bahu, kedua  tangan mengepal dan sejajar dengan pinggang.

–  Pasang tiga, yaitu, sikap badan pada posisi tegak lurus, kaki di buka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata, dan posisis silang dengan kepalan tangan terbuka.

–    Pasang empat, yaitu kaki di buka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata, dan posisis silang dengan kepalan tangan terbuka dibuk lagi dan tangan sudah terkepal.

8.  Pukulan

 Ada beberapa pukulan dalam pencak silat, yaitu :

–   Lurus, merupakan pukulan dengan salah satu tangan memukul kearah depan, sasaran yaitu dada si lawan. Dan tangan satunya lagi menutup arah point,  yaitu sasaran perut keatas.

–   Bandul, dengan mengayunkan tangan salah satunya berbentuk kepalan kearah sasaran ulu hati, dan tangan yang satu lagi tetap menutup arah sasaran lawan ke dia.

–  Tegak, sasarannya bahu atau sendi bahu bagian kanan (lawan yang dengan kita yang saling berhadapan, jadi sama saja dengan bahu sebelah kiri yang menjadi sasaran

Inilah sekilas mengenai cara dasar pencak silat. Semoga bermanfaat

 

"

Comments

Leave a Reply





'