Portal Informasi STAN Nomor 1

Keyword 1

Keyword 2

prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Kepastian USM STAN 2015 Tinggal Tunggu Kementerian PAN-RB

Posted on | June 13, 2015 | No Comments

Diwawancarai pada Jumat, 12 Juni 2015, Direktur Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Kusmanadji, menanggapi isu terkait USM STAN 2015. Selain itu, Pihak Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Keuangan juga memberikan keterangan mengenai isu ini.

Direktur STAN menyatakan bahwa sampai saat ini kepastian USM STAN 2015 masih menunggu keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB). “Sampai saat ini kita masih menunggu keputusan Kementerian PAN-RB mengenai penerimaan pegawai,” ungkap Kusmanadji.

Kementerian Keuangan saat ini harus menunggu keputusan dari Kementerian PAN-RB karena masalah penerimaan pegawai menjadi wewenang kementerian tersebut. Saat ini, Kementerian Keuangan juga sedang menunggu keputusan jumlah pasti rencana penerimaan, atau biasa disebut formasi. “Kementerian Keuangan sendiri menetapkan berdasarkan persetujuan Menpan karena Menpan saat ini berhubungan dengan masalah penerimaan pegawai dan kita masih menunggu keputusan soal formasi,” jelas Kusmanadji

Lalu, mengapa pengumuman USM STAN 2015 agak lama? Kusmanadji menjelaskan bahwa hingga saat ini proses masih berjalan dan penyebab lamanya keputusan adalah kebijakan moratorium. “Karena sekarang ada kebijakan moratorium, sehingga sangat selektif dalam memutuskan penerimaan ini,” pungkasnya.

Menteri PAN-RB, Yuddy Chrisnandy, sendiri meninjau langsung ke STAN pada Kamis, 4 Juni 2015 dalam rangka menindaklanjuti permintaan dari Kementerian Keuangan karena saat ini Kementerian Keuangan secara riil masih membutuhkan pegawai yang harus direkrut melalui STAN. Yuddy, menurut keterangan Kusmanadji, tidak hanya meninjau ke STAN, tetapi juga ke sekolah yang sejenis dengan STAN. Di hari yang sama (Kamis, 4 Juni 2015), Menteri PAN-RB juga meninjau Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) karena ada permintaan yang sama dari Badan Pusat Statistik (BPS)

Mengenai konsekuensi keterlambatan pengumuman USM STAN ini, Kusmanadji menjelaskan bahwa hal itu tidak berpengaruh pada kurikulum dan beban studi, maupun jumlah dosen dan pegawai. Kusmanadji menambahkan bahwa keterlambatan tersebut dapat saja berpengaruh pada jadwal akademis, yaitu pengadaan kuliah malam dan libur lebaran ditiadakan.

“Seandainya Kemenpan setuju penerimaan, harus dirancang lagi segala sesuatunya. Namun, kurikulum dan beban studi tidak dapat berubah. Bisa saja liburan lebaran tidak ada dan ada perkuliahan malam,” jelasnya sambil tersenyum.

“Intinya, kita masih menunggu. Saya tidak bisa mengatakan ada atau tidak penerimaan. Dari segi kebutuhan, Kemenkeu membutuhkan pegawai dan telah diajukan awal tahun. Kalau kita, ya, ingin penerimaan ini secepatnya, bahkan bahannya sudah disiapkan sejak dua bulan yang lalu. Kalau menurut prosedur, jawaban atas usulan penerimaan ini seharusnya telah diputuskan Maret atau April sehingga dapat diadakan pada bulan Mei. Namun, akibat moratorium, rencana semula  tidak dapat terlaksana. Jadi, kita (STAN) ini hanya pabrik yang memroses,” simpulnya.

Di lain pihak, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, melalui Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) juga memberikan beberapa keterangan terkait isu ini, meskipun Sekretaris Jenderal sendiri tidak berani memberikan keterangan langsung dalam wawancara karena tidak ingin mendahului keputusan Menteri PAN-RB. “Hingga saat ini belum ada kepastian dari Menteri PAN-RB dan kami masih menunggu,” ungkap Zuraidah Retno, Kepala Bagian PSDM Setjen Kemenkeu. “Usulan penerimaan ini sebenarnya telah diajukan sejak Januari, tetapi belum ada jawaban,” tutupnya.

 

[Tim Liputan Khusus USM Media Center STAN

(sumber : media center STAN lembaga pers mahasiswa STAN )

"

Comments

Leave a Reply





'