Portal Informasi STAN Nomor 1

manajemen pendidikan, sasaran pendidikan

mengatur manajemen, mengatur pendidikan

prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Manjemen pendidikan dan sasarannya

Posted on | October 1, 2011 | No Comments

Manjemen pendidikan dan sasarannya

Kemajuan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas SDM bangsa tersebut. Kualitas SDM tergantung pada tingkat pendidikan masing-masing individu pembentuk bangsa. Pendidikan yang visioner, memiliki misi yang jelas akan menghasilkan keluaran yang berkualitas. Dari sanalah pentingnya manajemen pendidikan diterapkan.

Manajemen pendidikan merupakan hal yang harus diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan, sehingga menghasilkan keluaran yang diinginkan. Kenyataannya, banyak institusi pendidikan yang belum memiliki manajemen yang bagus dalam pengelolaan pendidikannya.
Manajemen yang digunakan masih konvensional, sehingga kurang bisa menjawab tantangan zaman dan terkesan tertinggal dari modernitas. Hal ini mengakibatkan sasaran-sasaran ideal pendidikan yang seharusnya bisa dipenuhi ternyata tidak bisa diwujudkan. Parahnya, terkadang para pengelola pendidikan tidak menyadari akan hal itu,

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya pendidikan seperti guru, sarana dan prasarana pendidikan seperti perpustakaan, laboratorium, dsb untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Dalam perkembangannya, manajemen pendidikan memerlukan Good Management Practice untuk pengelolaannya. Tetapi pada prakteknya, ini masih merupakan suatu hal yang elusif. Banyak penyelenggara pendidikan yang beranggapan bahwa hal tersebut bukanlah suatu hal yang penting,
Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait manajemen pendidikan antara lain:

1. Sasaran Pendidikan: Aspek afektif
Salah satu isu utama keberhasilan pendidikan adalah sejauh mana tingkat afektifitas yang dimiliki oleh anak didik, apakah menjadi lebih saleh, berbudi pekerti, memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Inilah tantangan yang harus dijawab oleh pendidikan.

2. Manajemen Guru
Sampai saat ini, guru sebagai salah satu sumber daya terpenting pendidikan masih undermanaged atau bahkan mismanaged. Pimpinan pendidikan pada umumnya masih melihat guru sebagai faktor produksi saja. Padahal manajemen guru, adalah suatu hal yang sangat penting untuk keberhasilan suatu pendidikan.

3. Peningkatan Pengawasan
Dalam manajemen pendidikan, fungsi pengawasan sepertinya menempati posisi terlemah. Masih banyak aspek pendidikan yang berkaitan dengan pencapaian sasaran yang masih luput dari pengawasan.

4. Manajer Pendidikan
Keberhasilan manajemen pendidikan tidak bisa dilepaskan dari peran serta manajer/pengelola pendidikan. Selama ini banyak peran ganda yang dijalankan oleh komponen pendidikan, seperti guru menempati posisi sebagai kepala institusi pendidikan. Efisiensi biaya sering dijadikan alasan, meski urusan manajemen sangat berbeda dengan urusan belajar-mengajar.

5. Partisipasi Manajer Bisnis
Dalam membenahi manajemen pendidikan, tidak ada salahnya bagi penyelenggara pendidikan untuk memanfaatkan keterampilan menajerial para manajer bisnis. Fungsi manajemen bersifat universal dan keterampilan manajemen dapat ditransfer dari satu bidang ke bidang lain,

6. Aliansi antar sekolah
Aliansi antar institusi pendidikan bisa menjadi jalan memajukan institusi pendidikan, sehingga dapat belajar dari good management practice lembaga pendidikan lain.

7. Kebijakan Pemerintah
Faktor eksternal berupa keterlibatan pemerintah dalam pendidikan juga mempengaruhi manajemen pendidikan di negara tersebut.
Singkatnya, manajemen pendidikan sangat diperlukan oleh semua pihak yang terkait dengan pendidikan. Meski demikian, penerapannya ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Ada banyak tantangan dan problematika yang harus dihadapi, Semua pihak harus bekerja sama menyelesaikan problematika tersebut agar cita-cita pendidikan bisa terealisasi.

Manajemen pendidikan merupakan sebuah proses untuk mengkoordinasi berbagai sumber daya pendidikan seperti guru serta sarana prasarana, seperti perpustakaan dan laboratorium, demi mencapai tujuan atau sasaran pendidikan. Lantas, seperti apa tujuan pendidikan itu?
Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan nasional tercantum pada UU No. 2 tahun 1989 pasal 4, yaitu sebagai berikut.

  • Mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi pekerti luhur.
  • Menjadikan manusia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan.
  • Mencetak manusia yang memiliki kesehatan jasmani dan rohani.
  • ┬áMenciptakan kepribadian yang mandiri serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Sararan Pendidikan Makro

Seperti yang diterapkan pada lembaga-lembaga pendidikan, sasaran pendidikan makro dapat dikelompokkan menjadi beberapa hal. Di antaranya, akuisisi pengetahuan (sasaran kognitif), pengembangan kemampuan atau keterampilan (sasaran motorik), serta pembentukan sikap (sasaran efektif).

Selanjutnya, sasaran makro diterjemahkan ke dalam beberapa bentuk sasaran mikro yang bisa diukur secara rinci dan spesifik berupa hal yang diharapkan dari hasil belajar mengajar. Nilai hasil akhir belajar (NEM) dan perankingan sebagai implikasi NEM merupakan salah satu sasaran yang bisa diukur untuk sasaran kognitif.

Sementara itu, sasaran motorik berhubungan dengan hal-hal yang telah dihasilkan siswa. Sasaran efektif berkaitan dengan perubahan perilaku atau sikap siswa setelah melakukan proses belajar mengajar. Hal itulah yang melatarbelakangi pentingnya manajemen pendidikan yang terus berusaha mengkoordinasikan segenap elemen pendidikan demi pencapaian tujuan pendidikan.
4 Hal Pokok dalam Manajemen Pendidikan

Secara umum, manajemen pendidikan dapat dikelompokkan menjadi empat hal pokok, yaitu sebagai berikut.

  • Perencanaan pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan segenap komponen pendidikan agar proses belajar mengajar terselenggara dengan baik.
  • Pengorganisasian pendidikan yang bertujuan menghimpun segala potensi komponen pendidikan dalam sebuah organisasi sinergis guna menyelenggarakan pendidikan sebaik-baiknya.
  • Penggiatan pendidikan merupakan realisasi penyelenggaraan pendidikan yang sudah direncanakan serta dilaksanakan oleh organisasi penyelenggara pendidikan dengan memperhatikan rambu-rambu yang ditetapkan dalam perencanaan.
  • Pengawasan atau pengendalian pendidikan bertujuan menjaga agar pendidikan dilaksanakan sesuai rencana serta menggerakkan komponen pendidikan secara sinergis yang mengarah pada tujuan pencapaian sasaran pendidikan.

Keempat hal pokok dalam manajemen pendidikan tersebut bertujuan untuk menghasilkan atau mencetak manusia-manusia yang memiliki kemampuan optimal sesuai yang ditetapkan dalam perencanaan pendidikan.
Komponen Utama Pendidikan

Mungkin Anda bertanya-tanya apa saja yang termasuk dalam komponen pendidikan. Pada dasarnya, komponen pendidikan dibedakan menjadi sepuluh komponen utama, yaitu sebagai berikut.

1. Peserta didik.
2. Tenaga pendidik.
3. Tenaga kependidikan.
4. Paket instruksi pendidikan.
5. Metode pengajaran dalam proses belajar mengajar.
6. Kurikulum pendidikan.
7. Alat instruksi pendidikan dan alat penolong instruksi.
8. Fasilitas pendidikan.
9. Anggaran pendidikan.
10. Evaluasi pendidikan.

Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen pendidikan, pada dasarnya, sangat diperlukan oleh semua pihak yang memiliki keterkaitan terhadap dunia pendidikan. Akan tetapi, penerapan manajemen pendidikan tentu tidak semudah yang dibayangkan. Cukup banyak masalah serta tantangan yang harus diselesaikan guna terealisasinya manajemen pendidikan yang baik.

Tantangan dan berbagai permasalahn tersebut tentu tidak bisa diselesaikan oleh individu tertentu sebagai salah satu bagian komponen pendidikan. Pelaksanaan manajemen pendidikan harus didukung oleh semua pihak yang merasa bernaung di bawah payung lembaga pendidikan. Dengan kerja sama, tujuan pendidikan dapat dicapai dengan lebih mudah.

Semoga bermanfaat!

baca juga :

cara menyusun silabus

Manajemen pendidikan dan sasarannya

5 strategi pembelajaran

tantangan dalam dunia karir

metode pembelajaran terpadu

Manfaat pendidikan karakter bagi guru

Strategi Pembelajaran

"

Comments

Leave a Reply





'