prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Pendaftaran di IPDN

IPDN - Institut Pemerintahan Dalam Negeri

            Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan salah satu sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, yang bertujuan untuk mempersiapkan  para kader pemerintah, baik di daerah maupun pusat. Pada awalnya berdiri di daerah malang, jawa timur yang bernama Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). Banyak lulusanya yang ditempatkan di seluruh wilayah indonesia bahkan banyak pula yang mendapat posisi teratas di lingkungan departemen dalam negeri.

Pada tahun 1988, kementerian dalam negeri mengeluarkan keputusan  No. 38 supaya pendidikan dipusatkan di Jatinagor, Sumedang, Jawa Barat. Pada  perkembangan selanjutnya dikeluarkan Keputusan Presiden No.42 Tahun 1992, tentang pengubahan APDN menjadi Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri disingkat menjadi STPDN. Bagi lulusan Program D-IV STPDN berhak menyandang gelar “SSTP” (“Sarjana Sains Terapan Pemerintahan”). Lulusan atau alumni STPDN ditekankan supaya memiliki tiga kompetensi dasar yaitu:

  • Kepemimpinan (Leadership),
  • Kepelayanan (Stewardship),
  • Kenegarawanan (Statemanship).

Akan tetapi, Setelah terjadi kasus kekerasan pada praja Wahyu Hidayat yang menyebabkannya meninggal dunia, pemerintah melalui Departemen Dalam Negeri akhirnya memutuskan untuk menggabungkan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) menjadi satu yang bernama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 2005. Perubahan yang diatur Keppres Nomor 87/2004 tentang Penggabungan STPDN dan IIP dan Permen Dalam Negeri No. 29 tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja IPDN, pada dasarnya juga dikarenakan ada aturan yang membatasi setiap departemen hanya memiliki satu pendidikan kedinasan.

Pada 10 Oktober 2007, IPDN diubah lagi menjadi Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), namun IIP yang baru ini tidak akan hanya mempunyai kampus di Jatinangor, melainkan juga di beberapa daerah lain seperti Bukittinggi (Sumatera Barat), Rokan Hilir (Riau), Makassar (Sulawesi Selatan), Manado (Sulawesi Utara), Mataram (Nusa Tenggara Barat), Kubu Raya (Kalimantan Barat), dan Jayapura (Papua).

 

Fakultas yang berada IPDN ada dua, yaitu :

  1. Fakultas manajemen pemerintahan
  2. Fakultas politik pemerintahan

Pendaftaran di IPDN ada banyak syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, yaitu:

1.  Asli Warga Negara Indonesia;
2. Untuk Usia :
- Pelamar umum maksimal 21 (dua puluh satu) tahun;
- Pelamar dari PNS Tugas Belajar berumur Maksimal 24 tahun dengan masa kerja minimal 2 (dua) tahun.
3. Tinggi badan untuk pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm;
4. Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)  dua tahun kebelakang,
5. Tidak bertato atau bekas tato dan tidak bertindik bagi pria, kecuali karena hukum adat
6. Nilai rata-rata Ijazah minimal 7,00
7. Tidak menggunakan Kacamata/Lensa Kontak Minus sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan (tes kesehatan) bagi peserta seleksi penerimaan Calon Praja IPDN;
9. Melampirkan Surat keterangan catatan Kepolisian dari Kepolisian tingkat Kabupaten/Kota setempat;
10. Melampirkan Surat Keterangan Berbadan Sehat dari RSUD/Puskesmas setempat;
11. Surat Pernyataan sampai saat ini belum pernah menikah
12. Surat Pernyataan bersedia mengikuti proses pendidikan dan siap ditempatkan di  seluruh wilayah indonesia.

Copyright secured by Digiprove © 2011
"