Portal Informasi STAN Nomor 1

sma

remaja

prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

SMA Sekolahnya para Remaja

Posted on | June 26, 2012 | No Comments

     SMA, adalah singkatan dari Sekolah Menengah Atas, sekolah ini adalah sebuah jenjang yang akan kita lewati ketika kita sudah selesai dari SMP, atau yang biasa disebut dengan sekolah menengah pertama. Jadi SMA ini adalah jenjang pendidikan formal di Indonesia yang setara dengan senior high school di luar negeri. SMA ditempuh siswa dalam waktu tiga tahun, mulai kelas 10 (kelas 1) hingga kelas 12 (kelas 3). Bagi siswa pintar, ada program akselerasi yang membuat mereka menyelesaikan tahap SMA lebih cepat dari tiga tahun misalnya dua tahun, memang ada program pendidikan yang seperti itu, hal ini dikarenakan mungkin dia memiliki kemampuan otak yang lebih dibandingkan orang lain.

            Di kelas 11, siswa SMA mendapat sebuah pilihan yang tentu saja akan menentukan masa depannya akan dibawa kemana, pilihannya adalah untuk masuk ke salah satu dari tiga jurusan, yaitu Sains, Sosial, dan Bahasa ( sebelumnya, pernah ada pilihan jurusan dengan nama IPA, IPS, dan Bahasa. Kemudian Fisika, BIologi, Sosial dan Bahasa). Pada akhir kelas 12 (tahun ketiga), siswa wajib menjalani Ujian Nasional. Setelah itu, lulusan SMA bisa melanjutkan pendidikan mereka ke perguruan tinggi sesuai dengan keinginan mereka masing-masing, agar nantinya ke depannya mereka ada sebuah prospek yang bagus dan baik untuk menghasilkan keberhasilan dalam hidupnya, tapi tentu saja mereka juga dapat langsung bekerja.

            Pada umumnya, siswa SMa adalah para remaja yang berusia dengan berkisar antara 16 sampai 18 tahun. Namun, di luar itu banyak siswa yang masih berusia 14 atau 14 yang sudah duduk di bangku SMA. Sebaliknya, ada juga siswa yang sudah berusia 20 atau 21 tahun masih berseragam SMA, hal ini bisa saja disebabkan oleh pelajar itu tinggal kelas, maupun yang usianya muda itu, bisa saja disebabkan karena mempunyai kemampuan otak yang lebih, ataupun karena dia masuk sekolah terlalu cepat.

Mulai AMS

            Pada zaman kolonialisme Belanda, sekolah menengah tingkat atas disebut dengan nama algemeene middelbare school (AMS). Pada era penjajahan Jepang, level sekolah ini disebut dengan sekolah menengah tinggi (SMT). Setelah kemerdekaan yang diproklamasikan pada tahun 1945, SMT itu berganti nama menjadi sekolah menengah oemoem atas (SMOA). Tak lama kemudian, SMOA berubah menjadi sekolah menengah atas, (SMA), inilah awal terbentuknya SMA pada zaman dahulu.

            Pada tahun ajaran 1994/1995, sebutan SMA berubah menjadi sekolah menengah umum (SMU). Namun hanya sepuluh tahun, setelah tahun ajaran 2003/2004, sebutan SMA tidak dipakai lagi atau pada umumnya tidak digunakan lagi namanya. SMA diselenggarakan baik oleh pemerintahan kita maupun oleh swasta. Sebelum otonomi daerah diberlakukan pada 2001, pengelolaan SMA negeri di Indonesia berada di bawah Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Sekarang, pengelolaannya menjadi tanggung jawab untuk pemerintah kabupaten/kota.

            Kemendiknas memiliki peran sebatas menjadi regulator di bidang standar nasional pendidikan. Jadi, secara structural, kini SMA negeri menjadi unit pelaksana teknis dinas pendidikan yang ada di kabupaten/kota. SMA berada di luar program wajib belajar pemerintah. Program wajib belajar (Sembilan tahun) itu mencakup sekolah dasar (atau sederajat) enam tahun dan SMP (atau sederajat) tiga tahun. Walupun demikina, di beberapa daerah lain sejak tahun 2005 telah berjalan program wajib belajar 12 tahun dengan mengikutsertakan SMA, hal ini terjadi di kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.

Paket C

            Kurikulum yang ada di tingkat sekolaj ini hampir selalu berubah, setidaknya dalam hal nama mata pelajaran, selain karena mengikuti perkembangan zaman sekarang. Saat ini, mata pelajaran yang diberikan di tingkat SMA adalah Agama, Kewarnegaraan, Jasmani dan Kesehatan, Teknologi Informatika dan Komunikasi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Daerah, Bahasa Asing, Matematiak, Ilmu Pengetahuan Alam (FIsika,biologi,kimia), Sejarah, dan Ilmu pengetahuan social (Geografi, Ekonomi, Sosiologi). Di luar dari SMA ada tingkat sekolah kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA). Bagi siswa yang belajar di luar sekolah yang formal, terdapat kelompok Belajar (kejar) paket C, peserta ini bisa mengikuti ujian setara dengan SMA.

"

Comments

Leave a Reply





'