Portal Informasi STAN Nomor 1

Keyword 1

Keyword 2

prodip-stan.info

Portal Informasi STAN Nomor 1

Standar Biaya Kuliah

Posted on | October 1, 2011 | No Comments

standar biaya kuliah

Kementerian Pendidikan Nasional telah mengeluarkan standar biaya satuan pendidikan tinggi (unit cost) untuk universitas negeri di seluruh Indonesia. Angkanya cukup mengagetkan. Biaya rata-rata setiap mahasiswa mencapai Rp 27 juta per tahun.
Angka itu jauh dari apa yang sudah ada selama ini. Di Universitas Gadjah Mada, misalnya. Untuk mahasiswa exacta, rata-rata biaya satuan pendidikan sebesar Rp 6 juta per tahun. Sedangkan mahasiswa non exacta Rp 5,4 juta. Uang sebesar itu diantaranya digunakan untuk membayar Sumbangan Penelusuran Minat Akademik.

“Dengan aturan itu berarti kami kekurangan Rp 21 juta untuk mahasiswa exacta dan non exactanya Rp 21,6 juta,” kata Kepala Humas dan Protokol Universitas Gadjah Mada Suryo Baskoro di kantornya, Selasa, (8/3).

Menurut Suryo, biaya satuan pendidikan tinggi itu untuk membayar: sarana dan prasarana seperti laboratorium, ruang praktikum, gaji dosen, dan lainnya.

Angka Rp 27 juta itu naik dibanding pada 2002 yang mencapai Rp 18,1 juta. “Kenaikan itu wajar karena inflasi naik, juga biaya defaluasi,” kata Suryo.

Menurut Suryo, sejauh ini, UGM belum dapat menerapkan biaya standar satuan yang diputuskan pada tahun 2002 itu kepada mahasiswanya. Karenanya, untuk menutupi kekurangan itu UGM telah mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar Rp 550 milyar. Padahal, untuk menerapkan standar itu UGM butuh dana Rp 1 triliun.

Karenanya, kata Suryo, untuk menutupi kekurangan subsidi itu, UGM menutupinya melalui pencarian sumber dana lain seperti mencari kemitraan dengan perusahaan atau mendapatkan dana segar dari bisnis usaha yang dimiliki UGM. “Ada hotel, Ghraha Sabha Permana, Univercity Center yang disewakan, bengkel, apotik, dan lain-lain,” ujarnya.

Sedangkan di Universitas Negeri Yogyakarta,
rata-rata standar biaya satuan pendidikan tinggi mahasiswa mencapai Rp 8.250.000 per tahun.

Menurut Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Rochmat Wahab, untuk menutupi kekurangan itu, lembaganya mendapat subsidi sebesar Rp 400 miliar setiap tahunnya.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2011 
"

Comments

Leave a Reply